Strategi Pelayanan Publik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Kota Tangerang dalam Meningkatkan Kepercayaan Pemohon
DOI:
https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i4.1204Keywords:
Strategi Pelayanan Publik, Duta Layanan, Kepercayaan Pemohon, Komunikasi PelayananAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi pelayanan publik melalui Program Duta Layanan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Kota Tangerang dalam meningkatkan kepercayaan pemohon. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis, pendekatan kualitatif, dan studi kasus tunggal tipe embedded. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan tiga praktik utama, yaitu penyampaian informasi pelayanan, pendampingan prosedural, dan interaksi langsung. Ketiganya membantu pemohon memperoleh informasi yang jelas, memahami prosedur, serta mengalami komunikasi yang responsif, terbuka, dan empatik. Strategi ini memperkuat kejelasan informasi, kepastian prosedur, dan pengalaman pelayanan positif sehingga meningkatkan kepercayaan pemohon. Hambatan berupa keterbatasan pemahaman layanan digital dan tingginya jumlah pemohon pada waktu tertentu ditangani melalui pendampingan langsung dan komunikasi efektif. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas komunikasi tatap muka menjadi unsur penting dalam membangun rasa aman dan keyakinan pemohon terhadap pelayanan keimigrasian.
References
Bahriyah, E. N. (2025). Collaboration Strategies with Micro-Influencers: Building Trust Through Community. Journal of Dialogos, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.62872/4qrtdf58
Barnlund, D. C. (2017). A transactional model of communication. In C. D. Mortensen (Ed.), Communication Theory (2nd ed., pp. 47–57). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315080918-5
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
DeVito, J. A. (2012). The Interpersonal Communication Book (13th ed.). Pearson.
Fait, T. (2024). Komunikasi organisasi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada distrik sentani jayapura. Journal Publicuho, 7(2), 811–823.
Fitri, S., & Meiwanda, G. (2024). Peran efektif komunikator dalam pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik Dan Pembangunan, 6(1), 18–23.
Griffin, E. A., Ledbetter, A., & Sparks, G. G. (2019). A First Look at Communication Theory (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Husaini, H. (2024). Peran humas dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 1(2), 112–121.
Indonesia, O. R. (2023). Pelayanan publik. In Ombudsman Republik Indonesia. Ombudsman Republik Indonesia. https://www.ombudsman.go.id/
Isa, N. K., & Wijaya, L. S. (2024). Strategi Public Relations Dalam Membangun Citra Positif Pemerintah Kota Surakarta Melalui Media Relations. Journal Media Public Relations, 4(2), 85–96.
Rahmadana, M. F., Mawati, A. T., Siagian, N., Perangin-Angin, M. A., Refelino, J., Tojiri, M., Siagian, V., Nugraha, N. A., Manullang, S. O., Silalahi, M., & Yendrianof, D. (2020). Pelayanan Publik. Yayasan Kita Menulis.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, 2009 Lembaran Negara Republik Indonesia (2009). https://peraturan.bpk.go.id/Details/38748/uu-no-25-tahun-2009
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Asti Widi Astuti, Euis Nurul Bahriyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







