Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah; Kajian Teologis dan Historis Melalui Pendekatan Naqli dan Interpretasi dalam Perspektif Pemikiran Islam

Authors

  • Teten Romli Komunikasi Penyiaran Islam, STAI Persis Jakarta, Jakarta, Indonesia, Indonesia
  • Dinda Kholifah Komunikasi Penyiaran Islam, STAI Persis Jakarta, Jakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i1.1063

Keywords:

Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, ASWJ, Salaf

Abstract

Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah merupakan istilah utama dalam pemikiran akidah Islam yang sering diperdebatkan apakah merujuk secara naqli (dalil teks), interpretatif, atau sekedar label kelompok. Artikel ini menelaah intensi pemakaian istilah tersebut dalam konteks sejarah, teologi, dan praktik pemikiran Islam kontemporer. Fokus kajian terletak pada dua hal utama: (1) sejarah dan definisi Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah menurut tradisi klasik dan modern, dan (2) telaah apakah istilah tersebut lebih tepat dipahami sebagai makna sifat umat Islam yang mengikuti Qur’an dan Sunnah atau sekadar identifikasi kelompok pemikiran tertentu. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih aman dan komprehensif terhadap istilah adalah melihatnya sebagai makna sifat (ilmiah dan teologis) dari umat yang mengikuti Sunnah dan dakwah Rasulullah ﷺ beserta generasi awal (salaf). Kajian tambahan dari literatur akademik mendukung bahwa pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah harus mempertimbangkan dinamika sejarah, klasifikasi teologi, dan konteks penerapannya dalam kehidupan Muslim

References

Al-‘Aql, A. (1992). Mafhūm Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah ‘inda Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah. Riyadh.

Al-Tirmidzi. (1998). Sunan al-Tirmidzi. Beirut: al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Turki, A. (2004). Islāmiyyah Lā Wahhābiyyah. Riyadh .

Andhika Rahman, F. N. (2025). Imam al-Ash'ari's Reasoning on Ru'yatullah: Study on Kitab al-Luma'. RADEN INTAN: Proceedings on Family and Humanity.

Dr. H. Mudhofi, M. P. (2025). Shaping the Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah Thoughts in the Online Realm: The Case of Indonesia and Malaysia. Pekalongan: PEM.

Hallaq, W. B. (2009). An Introduction to Islamic Law. Cambridge : Cambridge University Press.

Ibrahim, M., Kamil, M. S., Malik, M. N., & Sanadi, M. F. (2025). The Usage of Interpretation Methodology of Ambiguous Verses in the Ancestors's Exegesis. ProQuest, 245-257.

Makdisi, G. (1981). he Rise of Colleges: Institutions of Learning in Islam and the West. Edinburgh University Press. Edinburgh : Edinburgh University Press.

Nasution, H. (1986). Teologi Islam: Aliran-Aliran, Sejarah, Analisa Perbandingan. Jakarrta: UI Pers.

Salam, A. (1995). Mā Anā ‘Alaihi wa Ashḥābī. Beirut.

Siti Kodijah, F. U. (2025). Aswaja In Higher Education as A Former of Social Character in The Perspective of Islamic Education. AL-Wijdan, 271-295.

Taymiyyah, I. (2005). Majmū‘ al-Fatāwā. Riyadh: Dar al-Wafa.

Zain, A. M. (2025). History and Understanding of Ahl Al-Sunnah Wa Al-Jama'ah in Malaysia. Academic Inspired Network, 128-149.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Romli, T., & Kholifah, D. (2026). Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah; Kajian Teologis dan Historis Melalui Pendekatan Naqli dan Interpretasi dalam Perspektif Pemikiran Islam. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(1), 110–115. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i1.1063

Citation Check

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.