Peningkatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini melalui Bermain Balok di TK Adabiah, Desa Tanjung Kuaw, Provinsi Bengkulu

Authors

  • Endang Maryati Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, UNP, Indonesia, Indonesia
  • Elise Muryanti Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, UNP, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i3.1159

Keywords:

Bermain Balok, Perkembangan Sosial, Anak Usia Dini, Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Adabiah Desa Tanjung Kuaw Provinsi Bengkulu. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan berinteraksi positif dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini melalui penerapan metode bermain balok. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B usia 5–6 tahun yang terdiri atas 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung persentase dan nilai rata-rata (mean) perkembangan sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain balok mampu meningkatkan perkembangan sosial anak secara signifikan. Persentase perkembangan sosial anak meningkat dari 45% pada pra siklus dengan nilai rata-rata 7,2, menjadi 68,1% pada Siklus I dengan nilai rata-rata 10,9, dan meningkat lagi menjadi 86,87% pada Siklus II dengan nilai rata-rata 13,9. Peningkatan terjadi pada kemampuan bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan berinteraksi sosial dengan teman sebaya. Dengan demikian, metode bermain balok terbukti efektif untuk meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini di TK Adabiah Desa Tanjung Kuaw Provinsi Bengkulu

References

Anggrian, M., & Saefurahman, I. M. (2025). Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Implementasinya dalam Pembelajaran di PAUD. RECQA: Research Early Childhood Qurrota A’yun, 2(1), 1–11.

Arisandi, D., Solikah, S., & Sari, F. M. (2023). Meningkatkan Perkembangan Sosial Melalui Bermain Balok Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kemala Bhayangkari 14 Mandailing Natal. Jurnal Pendidikan Tuntas, 1(4), 461–467.

Fadillah, M. (2017). Bermain dan permainan anak usia dini. Jakarta: Kencana, 6.

FRANSISKA, A., DEWITA, N., & MUFARO’AH, M. (2024). PERAN BERMAIN BALOK DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK DI TK NEGERI PEMBINA SIAK KECIL. JERUMI: JOURNAL OF EDUCATION RELIGION HUMANITIES AND MULTIDICIPLINARY : Rayyan Jurnal, 2(2), 1117–1124.

Hafid, A., & Pusparini, D. (n.d.). Musayyadah.(2026). Bermain balok untuk regulasi emosi anak usia dini: Peran pengajaran emosi oleh guru. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 141–147.

Khoirotin, K., Yusuf, H., & Rohmah, L. (2025). Systematic Literature Review: Efektivitas Model Play-Based Learning Dalam Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Atthufulah: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 137–149.

Kuantitatif, P. P. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Lestari, W., Nainggolan, C., Yuliani, A., Novrianto, M., & Handoko, Y. (2025). Analisis perkembangan kognitif anak berdasarkan teori Piaget: Studi literatur dan kajian kurikulum pendidikan anak usia dini. AL MIDAD: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Studi Keislaman, 1(2), 106–115.

Mauluddia, Y., & Solehuddin, M. (2023). The Application of Playing in Early Childhood Education Based on Piaget’s Way of Thinking. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 143–156.

Nurhidayah, I., Gunani, R. G., Ramdhanie, G. G., & Hidayati, N. (2020). Deteksi dan stimulasi perkembangan sosial pada anak prasekolah: Literatur Review. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 3(2), 42–58.

Sania, F., & Sirozi, M. (2025). Analisis masa keemasan dan implikasinya terhadap pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 3259–3267.

Sari, D. N. I. (2023). Peran Guru Dalam Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Di TK Miftahul Tholibin Papan Batu Sukadana Jaya. IAIN Metro.

Septiawati, A., Rizqiyani, R., & Kisno, K. (2020). Upaya meningkatkan perkembangan sosial melalui bermain balok pada anak usia 5-6 tahun. IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, 1(1), 13–27.

Suryana, D. (2022). Mengembangkan kreativitas anak melalui kegiatan bermain balok. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(02), 143–153.

Yuningsih, N., Daulay, M. I., & Nurmalina, N. (2023). Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Melalui Bermain Balok pada Anak Usia 5-6 Tahun. Refleksi: Jurnal Penelitian Tindakan, 1(2), 69–73.

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Maryati, E., & Muryanti, E. (2026). Peningkatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini melalui Bermain Balok di TK Adabiah, Desa Tanjung Kuaw, Provinsi Bengkulu. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(3), 543–551. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i3.1159

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.