Kepemimpinan Demokratis sebagai Strategi Adaptif dalam Menghadapi Generasi Z di Lingkungan Militer untuk Meningkatkan Motivasi Prajurit TNI AD
DOI:
https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i1.1033Keywords:
Kepemimpinan Demokratis, Generasi Z, Motivasi Prajurit, Profesionalisme Militer, TNI ADAbstract
Perubahan generasi di lingkungan TNI, khususnya dengan hadirnya generasi Z, menciptakan dinamika baru dalam sistem kepemimpinan militer yang tradisional. Generasi Z memiliki karakter terbuka, kritis, dan adaptif terhadap teknologi, yang menuntut pola kepemimpinan lebih partisipatif dibandingkan model hierarkis konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepemimpinan demokratis sebagai strategi adaptif dalam menghadapi generasi Z di lingkungan militer, serta implikasinya terhadap peningkatan motivasi dan profesionalisme prajurit TNI AD. Penelitian ini bersifat konseptual dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis telaah literatur dan teori kepemimpinan modern, teori motivasi Herzberg, serta karakteristik generasi Z menurut Strauss & Howe. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan demokratis, melalui komunikasi dua arah, keterlibatan bawahan, dan pemberdayaan individu, mampu meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab prajurit generasi Z tanpa mengurangi disiplin militer. Diskusi menegaskan bahwa gaya kepemimpinan ini dapat menjadi jembatan antara nilai tradisi militer dengan tuntutan generasi baru. Kesimpulannya, penerapan kepemimpinan demokratis berpotensi meningkatkan motivasi intrinsik dan loyalitas prajurit. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya reformasi gaya kepemimpinan di lingkungan TNI guna menciptakan budaya organisasi pertahanan yang adaptif terhadap perubahan generasi
References
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). Transformational leadership 2nd ed. Lawrence Erlbaum Associates, Inc.
Darat, T. N. I. A. (2022). Doktrin Kepemimpinan TNI Angkatan Darat. Markas Besar TNI AD.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The" what" and" why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Gilbert, W., Goodin, J. L., McPherson III, J. C., & Chuang, A. H. (2020). The effects of continual intermittent parathyroid hormone treatment on human periodontal ligament fibroblasts in an in vitro wound repopulation model. Military Medicine, 185(Supplement_1), 644–648.
Herzberg, F. I. (1966). Work and the Nature of Man.
Howe, N., & Strauss, W. (1992). Generations: The history of America’s future, 1584 to 2069. Harper Collins.
Huntington, S. P. (1981). The soldier and the state: The theory and politics of civil-military relations. Harvard University Press.
Lewin, K., Lippitt, R., & White, R. K. (1939). Patterns of aggressive behavior in experimentally created �social climates�. The Journal of Social Psychology, 10(2), 269–299.
Moskos, C. C., Williams, J. A., & Segal, D. R. (2000). The postmodern military: Armed forces after the Cold War. (No Title).
Northouse, P. G. (2021). Leadership: Theory and practice. Sage publications.
Soeters, J. (2018). Military leadership: A review of leadership theory and practice in armed forces. Defence Studies, 18(3), 230–247. https://doi.org/10.1080/14702436.2018.1502106
Suharyanto, A. (2020). Kepemimpinan demokratis dalam meningkatkan kinerja organisasi. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 4(2), 145–158. https://doi.org/10.31506/jimpk.v4i2.9387
Tapscott, D. (2012). Grown up digital. McGraw Hill-Ascent Audio.
Wibowo, A. (2016). Manajemen kinerja. Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ceppi Hadinugroho, Priyanto Priyanto, Elphis Rudy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






